Minggu, 01 Maret 2015

DEPORTASI WARTAWAN ASING ( POKER757 KRIBO )






POKER757 - Deportasi yang dilakukan terhadap jurnalis asal Australia, Candace Joy Sutton mendapat tanggapan dari jurnalis asing lain yang bertugas di Dermaga Wijaya Pura, Cilacap Jawa Tengah. Proses deportasi yang dilakukan pihak imigrasi sesuai dengan peraturan yang berlaku di Indonesia.

Seorang jurnalis dari Channel 9 Australia, Mark Burrows mengemukakan, proses deportasi merupakan hal yang wajar jika seorang jurnalis tidak memenuhi syarat yang berlaku.

"Sangat disayangkan, jika jurnalis dari Daily Mail Australia datang dan bekerja di sini tidak melengkapinya dengan visa yang sesuai kepentingannya. Dia datang menggunakan visa turis," ucapnya saat ditemui di Dermaga Wijaya Pura, Jumat (27/2).

Mark juga mengemukakan, sebelum datang dan bekerja untuk meliput proses pemindahan dan eksekusi terpidana mati, dua di antaranya warga Australia yang terlibat dalam Bali Nine, sudah memiliki visa dan izin yang dikeluarkan pihak pemerintah Indonesia. 

"Saya datang dengan visa yang tepat, kameramen saya datang dengan visa yang sama. Jadi kalau semua bisa memenuhi syarat yang berlaku, tentunya kita bisa bekerja dengan tenang dan nyaman tanpa mengganggu pihak lain," ucapnya.

Dari pantauan di Dermaga Wijaya Pura, terlihat beberapa jurnalis asing yang hendak meliput eksekusi terpidana mati di Pulau Nusakambangan Cilacap. Menurut Kepala Sub Seksi Informasi Kantor Imigrasi Cilacap, Eko Setiawan, dalam beberapa waktu terakhir jumlah peliput dari warga negara asing memang cenderung bertambah.

"Kami belum bisa memperkirakan jumlahnya, tetapi yang jelas petugas kami standby di lapangan untuk melakukan pengawasan 24 jam di Dermaga Wijaya Pura. Ini sesuai dengan instruksi dari pihak Imigrasi pusat agar terus mengawasi warga negara asing dan memeriksa kelengkapan dokumen," jelasnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar