Rabu, 18 Februari 2015

MERIAH IMLEK PONTIANAK ( POKER757 KRIBO )



POKER757 - Perayaan Imlek di Indonesia telah ditetapkan sebagai Hari Libur Nasional. Di pelbagai kota di Tanah Air, seperti di pecinan hingga ke pusat perbelanjaan akan lekat dengan nuansa aksesoris oriental seperti lampion, bunga mei hua, dan akan tampilnya atraksi barongsai. Perayaan ini tentunya daya tarik wisata yang menghibur diiringi bunyi-bunyian dan kemeriahan.

Salah satu kota di Indonesia yang bersiap merayakan Imlek di Tanah Air adalah Pontianak di Kalimantan Barat. Lampion-lampion bersiap dipasang di kawasan pecinan Pontianak. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pontianak berharap kemeriahan Imlek dapat mendongkrak minat wisatawan berkunjung ke Pontianak baik lokal maupun mancanegara.


Berbagai pernak-pernik untuk merayakan Imlek ke-2566 banyak dijual di toko-toko di sekitar Jalan Gajah Mada, Pontianak yang merupakan kawasan pecinan. Penjualan sudah dimulai sejak pertengahan Januari dan akan sangat ramai saat satu minggu menjelang perayaan.

Pernak-pernik Imlek yang dijual antara lain pohon sakura, gantungan angpao, barongsai mini untuk anak-anak, dupa, lilin mulai dari ukuran kecil hingga besar, serta tempelan dinding dan gantungan yang berbentuk kambing sesuai dengan shio tahun ini. Pernak-pernik tersebut dijual mulai dari ratusan ribu hingga jutaan ribu rupiah. Pedagang di sana bisa mendapat untung hingga puluhan juta rupiah saat momentum tersebut.

Kemeriahan Imlek tidak hanya terasa di Jalan Gajah Mada, pernak-pernak pun mulai menghiasi sudut-sudut Kota Pontianak. Hal itu seperti bisa dilihat di Ayani Mega Mall Pontianak, Jalan Ahmad Yani. Bagian luar pusat perbelanjaan modern itu dihiasi sebanyak 500 buah lampion.


Saat Tahun Baru Imlek tiba, biasanya warga Tionghoa akan menggantungkan lampion dan kertas merah di rumah mereka. Sering pula menyalakan kembang api untuk memeriahkan suasana Imlek.Saat perayaan Imlek warga Tionghoa juga akan berpakaian rapi, bersih, dan sopan. Terutama akan mengenakan pakaian warna merah cerah yang melambangkan kebahagiaan dan keberuntungan. Warga pun akan mendekorasi rumah agar rapi, nyaman dan menarik di mana melambangkan awal dari keberuntungan dan keberhasilan di tahun mendatang.


Selain itu, warga Tionghoa akan menyediakan beberapa sajian wajib di rumah mereka. Salah satu di antaranya adalah jeruk sebagai dekorasi atau hadiah. Selain kaya vitamin, jeruk kaya simbol yang melambangkan nasib baik. Saat hari Imlek, anggota keluarga juga akan menjalankan tradisi tuang teh yang dipersembahkan kepada orang tua seperti ayah, ibu, nenek, kakek ataupun orang yang lebih tua. Itu melambangkan bakti, penghormatan,dan rasa terima kasih kepada orang tua. Setelah orang tua menerima dan meminum teh mereka akan memberikan angpao dan doa yang berarti wujud sayang orang tua kepada anak.


Saat perayaan Imlek ada beberapa hal tabu untuk dilakukan warga Tionghoa seperti menggunakan benda tajam berupa gunting ataupun pisau karena bisa memotong keberuntungan. Selain itu, tidak menerima tamu di kamar tidur, semua orang harus berkumpul merayakan Imlek di ruang tamu.

Pontianak sendiri merupakan kota yang berada tepat di garis khatulistiwa. Tiongkok adalah salah satu imigran yang menjadi perintis daerah ini. Sekira dua jam perjalanan dari Pontianak terdapat Kota Singkawang yang juga menyimpan banyak cerita tentang peran Tiongkok di wilayah tersebut. Perayaan Cap Go Meh di Singkawang begitu meriah dan padat sehingga pengunjung bisa memanfaatkan penginapan di Kota Pontianak untuk bermalam.

Pemerintah Belanda juga pernah meninggalkan jejaknya di Pontianak, peninggalannya lebih terlihat pada arsitektur kota. Salah satu bukti sejarah adalah Titik Nol Derajat Khatulistiwa di Siantan di mana Anda bisa mengunjungi Monumen Khatulistiwa yang dibangun tidak jauh dari pusat kotanya.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar